Fri. Jun 18th, 2021

Yang harus diketahui, mengganti theme WordPress bukan hanya install, preview, dan aktifkan. Di artikel ini, Anda dapat melaksanakan check list hal apa saja yang harus Anda melaksanakan sebelum akan mengganti theme wordPress Anda.

theme wordpress

Membuat cacatan yang sangat  Penting terhadap Theme WordPress Anda Saat Ini

Karena udah digunakan didalam kurun waktu tertentu, tentu saja ada anggota spesifik didalam theme yang tidak Anda harapkan untuk hilang atau rusak waktu beralih ke theme baru nanti. Ada juga sebagian kode/ script yang mungkin ada tambahankan secara manual di functions.php atau file lainnya.

Berhati- hati lah bersama Sidebars

Saat akan beralih bersama theme yang baru, sebaiknya pastikan theme baru berikut widget-ready. Artinya, ada sebagian jenis widget dan tempat widget yang mudah digunakan dan di-customize oleh user, terlebih di anggota sidebar.

Di sidebar, biasanya webmaster akan memakai tempat berikut untuk bereksplorasi bersama memberi tambahan teks custom, gambar, link, ads, atau widget lainnya.

Jangan Sampai Kehilangan Tracking

Untuk webmaster, tool tracking layaknya Google Analytic atau sarana lainnya benar-benar lah penting. Terutama, sebagian blogger tidak memakai plugin, namun memberi tambahan kode tracking secara manual header.php atau footer.php.

Jika theme baru Anda cukup berbeda, pastikan Anda udah mencatat seluruh kode tracking berikut sehingga siap untuk disalin ke theme baru Anda.

Apakah Anda Menggunakan RSS?

Banyak berasal dari blogger yang memakai feedburner untuk WordPress RSS Feed. Salah satu anggota berasal dari mengintegrasikan feedburner ke WordPress adalah bersama mengarahkan feed default ke feedburner untuk mendapatkan analytic terhadap subscriber feed Anda. Banyak theme WordPress layaknya Genesis, Standard Theme, dan yang lainnya memungkinkan penggunanya untuk mengintegrasikan feedburner berasal dari panel pengaturan theme.

Seorang webmaster tentu tahu pentingnya melaksanakan backup setiap kali akan melaksanakan perubahan bersama situs situs mereka, juga waktu akan tukar theme. Untuk menghambat hal yang tidak diinginkan terjadi, Anda harus mencadangkan seluruh file theme Anda, plugins, dan database.

Mengatur Maintenance Mode

Tentu saja Anda tidak ingin situs Anda keluar rusak waktu melaksanakan perubahan theme, bukan? Maka berasal dari itu, cobalah lah mengaktifkan Maintentan Mode selama 15-30 menit untuk menegaskan semuanya bermanfaat bersama benar.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *